UUD PERKOPERASIAN 1992

UNDANG-UNDANG PENGKOPERASIAN 1992 (UU NO.25 TAHUN 1992) • Tentang Pengkoperasian Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa Presiden republic Indonesia Menimbang:  Bahwa koperasi, baik sebagai koperasi gerakan ekonomi rakyat maupun sebagai badan usaha nberperan serta untuk mewujudkan masyarakat yang maj, adil dan makmur berdasarkan pencasila dan undan-undang dasar 1945 dalam tata prekonomian nasional yang disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi.  Bahwa koperasi perlu lebih membangun dirinya dan dibangun menjadi kuat dan mandiri berdasarkan prinsip koperasi sehingga mampu berperan sebagai sokoguru peekonomian nasional.  Bahwa pembangunan koperasi merupakan tugas dan tanggung jawab pemerintah dan seluruh rakyat.  Bahwa untuk mewujudkan hal-hal tersebut dan menyelaraskan dengan perkembangan keadaan, perlu mengatur kembali ketentuan tentang perkoperasiaan dalam suatu undang-undang nomor 12 tahun 1967 tentang pokok perkoperasiaan. Mengingat Pasal 5 ayat (1), pasal 20 ayat (1), danpasal 33 undang-undang dasar 1945. Dengan Persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia. Menetapkan : • UNDANG-UNDANG TENTANG PERKOPERASIAAN KETENTUAN UMUM (Pasal 1) Dalam Undang-undang ini yang dimaksud : 1. Koperasi dalah badan usaha yang beranggotakan orang-seorang atau badan hokum koperasi dengan melandaskan kegiatan berdasarkan atas asas kekeluargaan. 2. Perkoperasiaan adalah segala sesuatu yang menyangkut kehidupan koperasi. 3. Koperasi primer adalah koperasi yang didirikan oleh dan beranggotakan orang-seorang 4. Koperasi sekunder adalah koperasi yang didirikan oleh dan beranggotakan koperasi. 5. Gerakan koperasi adalah keseluruhan organisasi koperasi dan kegiatan perkoperasiaan yang bersifat terpadu bersama koperasi. • LANDASAN, ASAS DAN TUJUAN 1. Landasan dan asas (pasal 2) Koperasi berlandaskan pencasila dan undang-undang dasar 1945 atas asas kekeluargaan. 2. Tujuan (pasal 3) Koperasi bertujuan memajukkan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya serta ikut membangun tantanan perekonomian nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju, adil, dan makmur berlandaskan pancasila dan undang-undang dasar 1945. • FUNGSI, PERAN DAN PRINSIP KOPERASI 1. Fungsi, Peran dan Prinsip Koperasi Fungsi, peran dan prinsip koperasi adalah a. Membangun dan mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosialnya. b. Berperan serta secara aktif dalam upaya mempertinggi kualitas kehidupan manusia dan masyarakat. c. Memeperkokoh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan perekonimian nasional dengan koperasi sebagai sokogurunya. d. Berusaha untuk mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional yang merupakan usaha bersama berdasarkan atas asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi. 2. Prinsip Koperasi • Koperasi melaksanakan prinsip koperasi sebagai berikut : a. Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka. b. Pengelolaan dilakuakan secara demokratis. c. Pembagian sisa hasil usaha dilakukan secara adilsebanding dengan besarnya jasa usaha masing-masing anggota. d. Pemberian balas jasa yang terbatas terhadap modal e. Kemandirian • Dalam mengembangkan koperasi maka, koperasi melaksanakan pula prinsip koperasi sebagai berikut : a. Pendidikan perkoperasiaan b. Kerja sama antar koperasi  PEMBENTUKAN 1. Syarat pembentukan (pasal 6) (1). Koperasi primer dibentuk oleh sekurang-kurangnya 20 orang. (2). Koperasi ekunder dibentuk oleh sekurang-kurangnya 3 koperasi. (Pasal 7) (1) Pembentukan koperasi sebagaimana dimaksud dalam pasal 6 dilakukan dengan akta pendirian yang memuat anggaran dasar. (2) Koperasi mempunyai tempat kedudukan dalam wilayah Negara republic Indonesia. (pasal 8) Anggaran dasar sebagaimana dimaksud dalam pasal 7 ayat (1) memuat sekurang-kurangnya : a. Daftar nama pendiri b. Nama dan tempat kedudukan c. Maksud dan tujuan serta bidang usaha d. Ketentuan mengenai keanggotaan e. Ketentuan mengenai rapat f. Ketentuan mengenai pengeloalaan g. Ketentuan mengenai permodalan h. Ketentuan mengenai jangka waktu berdirinya i. Ketentuan mengenai pembagian sisa hasil usaha j. Ketentuan mengenai sanksi  Status Badan Hukum (Pasal 9) Koperasi memperoleh status badan hokum setelah akta pendiriannya disahkan oleh pemerintah. (pasal 10) (1) Untuk mendapatkan pengesahan sebagaimana dimaksud dalam pasal 9 pendiri mengajukan permintaan tertulis disertai akta pendirian koperasi. (2) Pengesahan akta pendirian diberikan dalam jangka waktu paling lama 3 (tiga) bulan setelah diterimanya permintaan pengesahan. (3) Pengesahan akta pendirian diumumkan dalam berita Negara republic Indonesia. (pasal 11) (1) Dalam hal permintaan pengesahan akta pwndirian ditolak, alsan penolakan diberitahukan kepada para pendiri secara tertulis dalam waktu paling lambat 3 (tiga) bulan setelah diterimanya permintaan. (2) Terhadap penolakan pengesahan akta pendirian para pendiri dapat mengajukkan permintaan ulang dalam waktu paling lama 1 (satu) bulan sejak diterimanya penolakan. (3) Keputusan terhadap pengajuan permintaan ulang diberi dalam jangka paling lama satu bulan sejak diterimanya pengajuan permintaan ulang. (pasal12) (1) Perubaghan anggaran dasar dilakukan oelh rapat anggota. (2) Terhadap perubahan anggaran dasar yang menyangkut penggabungan, pembagian, dan perubahan bidang usaha koperasi dimintakan pengesahaan kepada pemerintah.  Bentuk dan jenis (Pasal 15) Koperasi dapat berbentuk koperasi primer atau koperasi sekunder. (Pasal 16) Jenis koperasi didasarkan pada kesamaan kegiatan dan kepentingan ekonomi angggotanya.  Keanggotaan (Pasal 17) (1) Anggota koperasi adalah pemilik dan sekaligus pengguna jasa koperasi. (2) Keanggotaan koperasi dicatat dalam buku daftar anggota.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.